Bilangan oksidasi atom Cr yang sama dengan bilangna oksidasi atom Mn yang terdapat pada senyawa

Bilangan oksidasi atom Cr yang sama dengan bilangan oksidasi atom Mn yang terdapat pada senyawa (MnO_{4})^-2 adalah (Cr_{2}O_{7})^-2. Biloks Cr pada (Cr_{2}O_{7})^-2 adalah +6 Biloks Mn pada (MnO_{4})^-2 adalah +6.

Pembahasan

1. Perhitungan Biloks Mn dalam  (MnO_{4})^-2

  • Tentukan biloks total senyawa  

Biloks   (MnO_{4})^-2   = -2

  • Tentukan biloks unsur yang ditanya dengan mensubtitusikan biloks unsur yang sudah ada ketetapan

( jumlah atom Mn x biloks Mn ) + (jumlah atom O x biloks O) = -2

(1 x biloks Mn) + ( 4 x (-2)) = -2

Biloks Mn + (-8) = -2

Biloks Mn = 8-2

Biloks Mn = +6

2. Perhitungan Biloks Cr dalam  (Cr_{2}O_{7})^-2

  • Tentukan biloks total senyawa  

Biloks   (Cr_{2}O_{7})^-2  = -2

  • Tentukan biloks unsur yang ditanya dengan mensubtitusikan biloks unsur yang sudah ada ketetapan

( jumlah atom Cr x biloks Cr ) + (jumlah atom O x biloks O) = -2

(2 x biloks Cr) + ( 7 x (-2)) = -2

2 Biloks Cr + (-14)= -2

Biloks Cr = \frac{12}{2}

Biloks Cr = +6

Jadi setelah di hitung biloksnya diketahuilah bahwa bilangan oksidasi Mn dalam  (MnO_{4})^-2 sama dengan bilangan oksidasi Cr dalam  (Cr_{2}O_{7})^-2. Untuk lebih memahami tatacara mencari bilangan oksidasi maka pelajari lah pembhasan berikut ini.

Bilang oksidasi adalah bilangan yang menunjukkan jumlah yang dapat dilepas, diterima ataupun digunakan bersama-sama agar dapat membentuk ikatan dengan berbagai unsur lainnya. Bilangan oksidasi lebih dikenal dengan istilah BILOKS.

Untuk mengetahui jumlah bilangan oksidasi suatu unsur atau suatu senyawa. Terlebih dahulu kita harus memahami ketentuan-ketentuan menghitung bilangan oksidasi. Berikut beberapa ketentuan dalam bilangan oksidasi:

  1. Bilangan oksidasi suatu unsur bebas adalah nol ( 0). Contohnya bilangan oksidasi natrium dalam Na adalah nol
  2. Bilangan oksidasi masing-masing atom-atom penyusun suatu molekul atau senyawa netral adalah nol (0). Contohnya bilangan oksidasi untuk Cu dan O dalam CuO  adalah nol (0)
  3. Bilang oksidasi suatu ion monoatomik adalah sesuai dengan jumlah muatannya . Contohnya bilangan oksidasi untuk Na dalam  Na+ adalah  +1
  4. Bilang oksidasi suatu ion poliatomik adalah sesuai dengan jumlah muatannya
  5. Bilangan oksidasi untuk unsur golongan IA ( Li, Na, K, Rb, Cs, Fr) adalah +1
  6. Bilangan oksidasi untuk unsur golongan IIA (Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra) adalah +2
  7. Bilangan oksidasi untuk unsur golongan IIIA (B, Al, Ga, In, Ti) adalah +3
  8. Bilangan oksidasi untuk Hidrogen ( H) adalah +1 kecuali untuk senyawa hidrida logam bilangan oksidasi Hidrogen adalah -1 contohnya pada MgH_{2}
  9. Bilangan oksidasi untuk Oksigen ( O) adalah -2 kecuali untuk senyawa pereksida bilangan oksidasi Oksigen adalah -1 contohnya pada H_{2}Ox_{2}
  10. Bilangan oksidasi senyawa halogen ( F, Cl, Br, I) pada umumnya adalah -1  

Pelajari lebih lanjut

  1. Materi tentang bilangan oksidasi P dalam senyawa, di link
  2. Materi tentang soal-soal penentuan bilangan oksidasi, di link
  3. Materi tentang soal-soal penentuan bilangan oksidasi, di link
  4. Materi tentang bilangan oksidasi belerang dalam senyawa, di link
  5. Materi tentang pengertian bilangan oksidasi ( Biloks), di link

=========================================

Detail jawaban

Kelas : 10

Mata pelajaran: Kimia

Bab : Reaksi Redoks

Kode soal : 10.7.6

Kata kunci : Bilangan oksidasi, Biloks, aturan bilangan oksidasi, biloks Cr, Biloks Mn, +6

LihatTutupKomentar