sebutkan contoh peran aktif indonesia dalam turut mendamaikan konflik yang terjadi di negara negara

Contoh peran aktif Indonesia dalam turut mendamaikan konflik yang terjadi di negara-negara ASEAN:

  1. membantu perundingan damai di Kamboja
  2. menjadi penengah dalam Gerakan Pembebasan Moro di negara Filipina

Penjelasan:

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations, Persatuan Negara-Negara Asia Tenggara) didirikan pada 8 Agustus 1967, ketika para menteri luar negeri dari lima negara - Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand - bertemu di Bangkok dan menandatangani Deklarasi ASEAN, yang lebih dikenal sebagai Deklarasi Bangkok.

Kerjasama yang dilakukan oleh negara-negara ASEAN dapat mencakup berbagai jenis kerjasama internasional, termasuk di bidang politik.

Indonesia berperan di bidang politik di ASEAN dalam mengupayakan perdamaian di Kamboja adalah dengan mengadakan Pertemuan Informal di Jakarta (Jakarta Informal Meeting) antara kelompok yang bertikai  di Kamboja dan mengirim Kontingen Garuda XII untuk membantu transisi kekusaan dan menjaga perdamaian di Kamboja

Idonesia juga berperan membantu meredakan konflik Moro di Filipina. Pemerintah Indonesia membantu melakukan mediasi antara pihak bertikai. Upaya ini menghasilkan perundingan damai dan kemudian berhasil menyepakati Perjanjian Perdamaian 1996, juga disebut Jakarta Accord yang ditandatangani pada 2 September 1996 di Manila, Filipina oleh Manuel Yan, mewakili Pemerintah Filipina dan Nur Misuari dari MNLF.

Perjanjian damai ini menghasilkan otonomi luas untuk wilayah Bangsamoro di pulau Mindanao, yang disebut dengan Autonomous Region in Muslim Mindanao (ARMM).  

-----------------------------------------------------------------------

Pelajari lebih lanjut:

Detail Jawaban:  

Kode: 9.9.3

Kelas: IX

Mata pelajaran: PPKN      

Materi: Bab 3 - Dampak Globalisasi dalam Kehidupan

Kata kunci: ASEAN

#TingkatkanPrestasimu

LihatTutupKomentar